Sabtu, 27 Januari 2018

eskul sispala ( siswa pecinta alam )

Pedoman Siswa Pecinta Alam (SISPALA)



 1. PENGERTIAN SISPALA
Sispala merupakan singkatan dari Siswa Pecinta Alam. Sispala adalah kelompok pecinta alam yang bernaung di setiap sekolah di bawah kepengawasan kepala sekolah atau pun wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. Dan ada juga yang berdiri sendiri. Ini semua tergantung kebijakan pengurus masing-masing. Sebagian besar Sispala termasuk organisasi ekstrakurikuler.
Sispala sendiri bukan nama mutlak dari organisasi kepecinta alaman yang ada di setiap sekolah. Sebab tidak sedikit yang menggunakan nama yang telah disepakati oleh pendiri kelompok pecinta alamtersebut. Akan tetapi, secara umum orang sudah paham bahwa setiap organisasi pecinta alam di tingkat sekolah adalah Sispala. Kesimppulannya adalah, bahwa saat ini Sispala sendiri hanya sebutan tidak resmi kelompok pecinta alam tingkat sekolah di Indonesia. Analisa Masalah Bila dibandingkan dengan organisasi ekstrakurikuler di setiap sekolah yang ada di Indonesia, Sispala adalah organisasi yang mampu melahirkan insan yang sehat secara mental, jasmani maupun rohani. Dan tentunya tergantung kepada proses pembinaannya. Yang menjadi kendala dalam proses perkembangannya adalah Sispala belum mempunyai ikatan secara nasional. Dan pada akhirnya menyebabkan kebingungan para organisator dalam menghimpun rencana strategis secara massal. Jangankan secara sistemik, dalam menjalin komunikasi eksternal pun sulit. Padahal bila ada kesatuan visi dan misi secara nasional, Sispala sangat berpengaruh dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Baik dibidang pendidikan, sosial, seni budaya, olah raga, lingkungan, maupun kemanusiaan. Usaha Pembenahan Dikarenakan belum adanya sinergisitas dalam melahirkan visi dan menjalankan misi secara menyeluruh, ada baiknya organisasi sispala seluruh indonesia melakukan pembentukan Ikatan Secara Nasional Evaluasi Masalah di Tingkat Regional dan Melakukan Perumusan Administrasi dan Rencana Strategis. Pertama, pembentukan ikatan secara nasional. Ini berfungsi agar adanya legalitas kita dalam melakukan segala macam bentuk rencana kerja dan sejenisnya. Kedua, evaluasi masalah di tingkat regional. Ini tentu ada hubungannya dengan poin pertama, yaitu ketika kita melakukan pembentukan ikatan secara nasional melalaui kongres atau sejenisnya, kita akan membuat forum khusus guna mengevaluasi segala macam bentuk permasalahan, hambatan ataupun lainnya yang dihadapi di daerah masing-masing. Sehingga menghasilakan kesamaan dalam cara membenahi problematik tersebut. Ketiga, Melakukan perumusan administrasi dan rencana strategis. Ini adalah tahap akhir dari dinamika yang timbul ketika proses pembentukkan dan evaluasi. Tentunya masih banyak lagi formulasi dalam pembenahan ini.

  1. PRINSIP DASAR PETUALANGAN DAN PECINTA ALAM :
  2. Dalam pelaksanaan kegiatan petualangan terdapat etika dan prinsip dasar yang sudah disepakati bersama. Etika dan prinsip dasar tersebut muncul sebagai rasa tanggung jawab kepada alam. Selain didukung dengan perlengkapan dan peralatan yang memadai, juga dalam petualangan mutlak diperlukan kemampuan yang mencukupi. Kemampuan itu adalah kemampuan teknis yang yang berhubungan dengan ritme dan keseimbangan gerakan serta efisiensi penggunaan perlengkapan.Sebagai contoh, pendaki harus memahami ritme berjalan saat melakukan pendakian, menjaga keseimbangan pada medan yang curam dan terjal sambil membawa beban yang berat serta memahami kelebihan dan kekurangan dari perlengkapan dan peralatan yang dibawa serta paham cara penggunaannya.

  1. Kemampuan kebugaran yang mencakup kebugaran spesifik yang dibutuhkan untuk kegiatan tertentu, kebugaran jantung dan sirkulasinya, serta kemampuan pengkondisian tubuh terhadap tekanan lingkungan alam. Berikutnya, kemampuan kemanusiawian. Ini menyangkut pengembangan sikap positif ke segala aspek untuk meningkatkan kemampuan. Hal ini mencakup determinasi / kemauan, percayadiri, kesabaran, konsentrasi, analisis diri, kemandirian, serta kemampuan untuk memimpin dan dipimpin.

  1. Seorang pendaki seharusnya dapat memahami keadaan dirinya secara fisik dan mental sehingga ia dapat melakukan kontrol diri selama melakukanpendakian, apalagi jika dilakukan dalam suatu kelompok, ia harus dapat menempatkan diri sebagai anggota kelompok dan bekerja sama dalam satu tim.

  1. Tak kalah penting adalah kemampuan pemahaman lingkungan. Pengembangan kewaspadaan terhadap bahaya dari lingkungan spesifik. Wawasan terhadap iklim dan medan kegiatan harus dimiliki seorang pendaki. Ia harus memahami pengaruh kondisi lingkungan terhadap dirinya dan pengaruh dirinya terhadap kondisi lingkungan yang ia datangi.

Keempat aspek kemampuan tersebut harus dimiliki seorang pendaki sebelum ia melakukan pendakian. Sebab yang akan dihadapi adalah tidakhanya sebuah pengalaman yang menantang dengan keindahan alam yang dilihatnya dari dekat,tetapi juga sebuah resiko yang amat tinggi, sebuahbahaya yang dapat mengancam keselamatannya.

  1. PENDAKI PEMULA
Bagi Pendaki Pemula yang ingin mendaki tingginya gunung yang kebanyakan di awali dengan coba – coba karena pengaruh teman atau juga agar lebih dipandang hebat!

Memang, kegiatan petualangan, khususnya pendakian gunung pasti di awali dengan mencoba dan berpredikat pendaki pemula, tetapi setelahnya semoga bisa menjadi pendaki yang konservatif serta pendaki profesional. Dan berikut ini sedikit saran bagi pendaki pemula dan juga untuk menambah pengetahuan dengan hal sederhana bagi pendaki profesional sekalipun. Karena tidak bisa kita pungkiri, sekarang ini gunung bukan lagi tempat sulit untuk dikunjungi. Sudah banyak orang yang memilih gunung sebagai tujuan liburan. Tapi, tidak semua orang tahu hal – hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika naik gunung.

Berikut adalah tips dan perlengkapan dasar untuk mendaki gunug :

  1. SEPATU
Kebanyakan para pemula memakai sandal gunung ketika mendaki. Padahal, untuk mendaki gunung perlu menggunakan sepatu yang tertutup rapat agar kaki terlindungi dari hal – hal yang tidak diinginkan saat pendakian, seperti tergores kayu atau yang paling sering terjadi terhisap lintah. Jenis sepatu olahraga atau boots bisa menjadi pilihan.

  1. GUNAKAN KAOS
Saat mendaki gunung, ada baiknya Anda memakai baju berbahan kaos yang bisa menyerapkeringat dan berwarna terang. Kaos yang terang membantu Anda terhindar dari nyamuk dan membuat Anda lebih mudah dilihat oleh rekan sependakian.

  1. SENTER
Pencahayaan di gunung sangat minim, oleh karena itu penting bagi Anda untuk membawa senter. Lebih baik jika Anda membawaheadlamp atau senteryang bisa dipakai di kepala untuk mempermudah pergerakan.

  1. BAWALAH BARANG YANG PENTING SAJA
Usahakan jangan membawa lebih dari satu tas. Pilihlah barang apa saja yang penting untuk dibawa ketika naik gunung. Membawa barang yang belum tentu digunakan digunung, hanya akan menambah beban tas dan bisa menghambat pendakian, misalnyaboneka Doraemon segede gaban, tikar, ranjang, televisi 21 inch!

  1. BAWALAH PAKAIAN SECUKUPNYA
Ketika naik gunung, bawalah pakaian yang pasti diperlukan, seperti pakaian ganti, jaket, kaos kaki, dan jas hujan. Pakaian ganti yang dibawa jumlahnya disesuaikan dengan lama waktu kita berada di gunung, agar tidak memberatkan tas. Dan sebaiknya jangan membawapakaian berikut lemarinya.

  1. GUNAKAN ANTI NYAMUK
Nyamuk adalah binatang yang kosmopolit, bisa ditemukan dimana saja, termasuk gunung. Di gunung, nyamuknya berukuran besar – besar dan sangat sakit ketika menghisap darah. Untuk menghindari itu, Anda bisa menggunakan obat anti nyamuk oleh ke seluruh tubuh. Maka perjalanan Anda pun akan tenang tanpa harus takut di hisap nyamuk. Biasanya nyamuk hutan hanya satu, tetapi temannya yang banyak.


  1. JANGAN MEMAKAI PARFUM
Penting untuk diketahui para pendaki,jangan menggunakan parfum selama mendaki hingga turun gunung. Parfum bisa mengundang serangga – serangga yang ada di sekitar gunung mendekat dan mengikuti kemana saja Anda pergi. Sangat menganggu!

  1. ALAT MASAK
Alat masak memang diperlukan untuk menyiapkan makanan selama di gunung. Tapi, Anda tidak perlu membawa alat masak yang besar seperti rak piring, penggorengan dan alat masak yang merepotan dalam perjalanan. Cukup membawa alat masak yang praktis misalnya kompor portable agar tidak merepotkan selama berada di gunung.


SEMOGA MEMBANTU :)
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA BLOG SAYA UNTUK YANG KEDUA KALINYA :p

cerpen nenek genit di BI

Nenek Genit 

 Seorang nenek genit masuk ke BI(Bank Indonesia) dengan sekoper uang.. Ia minta dipertemukan dgn GBI (Gubernur Bank Indonesia)

Nenek : "Saya akan buka rekening, dgn simpanan jumlah yg sangat besar!"

Staff BI ragu, tapi akhirnya membawa si nenek ke ruangan GBI...

GBI: "Brp banyak uang yg akan disimpan?"

Sambil meletakkan koper uang di meja,
Nenek: "Rp. 1 milyar!! Tunai !!"

Penasaranlah Pak GBI,
GBI: "Maaf, saya agak terkejut.. Dari mana ibu dapat uang tunai sebanyak ini?"

Nenek: "Saya menang tebak-tebakan.."

GBI: "Menebak macam apa, kok taruhannya besar sekali?"

Nenek: "Mau contoh? Saya yakin telur burungmu bentuknya kotak!"

GBI: "Apa?? Ini tebakan paling konyol yg pernah saya dengar.. Anda tak mungkin menang dgn tebakan seperti itu!"

Nenek: "Anda Berani bertaruh?"

GBI: "Siapa takut!! Saya bertaruh Rp. 50juta, krn saya tahu telur saya tdk kotak!"

Nenek: "Ok, ini menyangkut uang gede.. Bisa saya ajak pengacara ke sini besok jam 10 pagi?"

GBI: "Silahkan saja!"

Malamnya GBI, ia berdiri telanjang di depan cermin dan memastikan telurnya tidak kotak.. Sampai akhirnya dia yakin telurnya benar-benar bulat, tidak kotak.. Maka ia yakin besok bakal menang dan mendapatkan Rp. 50juta..

Tepat jam 10.00 pagi, nenek itu dtg dgn pengacara ternama dan terkenal.. Kemudian ia mengulang kesepakatan kemarin..

Nenek: "Rp. 50juta untuk tebakan telur burungmu yg kotak?"

Mengangguk setuju,
GBI: "Okay!!"

Nenek itu minta Gubernur buka celana supaya semua bisa melihat bentuk telurnya.. Nenek meraih telur Gubernur dan merabanya...
GBI: "Yah, tak apalah.. Uang Rp. 50juta tidak kecil.. Biar ibu yakin telur saya tdk kotak.."

Pada detik yg sama saat nenek itu meraba telur Gubernur, pengacaranya terlihat lemas sambil membentur-benturkan kepalanya ke dinding.....

GBI: "Ada apa dengan pengacara itu?"

Nenek ini menjawab kalem,
Nenek: "Ndak apa-apa... Saya cuma bertaruh dengannya Rp.250 juta, bahwa jam 10.00 pagi ini saya bisa memegang telur Gubernur BI..!!"
 
 
 
terima kasih sudah membaca blog saya, semoga bisa membuat anda tertawa! karena tertawa bermanfaat untuk umur anda menjadi lebih panjang :p ,hehehe.